Pencarian

Merger KAI-INKA Ditargetkan Rampung Sebelum Januari 2027

Rabu, 30 September 2026 • 06:02:01 WIB
Merger KAI-INKA Ditargetkan Rampung Sebelum Januari 2027
PT KAI dan PT INKA menargetkan proses merger rampung sebelum Januari 2027.

NUSAPERDANA.COM — PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan PT Industri Kereta Api (INKA) menargetkan proses merger rampung sebelum Januari 2027, dengan INKA akan berada di bawah KAI. Konsolidasi ini bagian dari penataan BUMN berbasis sektor usaha yang dijalankan Danantara. Jika terealisasi, integrasi ini akan memperluas peran INKA dari sekadar manufaktur menjadi perawatan dan rekayasa sarana perkeretaapian.

Kepala Badan Pengaturan BUMN sekaligus Chief Operating Officer Danantara, Dony Oskaria, menyatakan proses konsolidasi PT INKA ke dalam PT KAI diharapkan tuntas sebelum Januari 2027. Pihaknya masih memastikan jadwal pasti sembari memantau perkembangan konsolidasi per sektor yang tengah berjalan.

"Harusnya sebelum Januari malah harusnya ya. Tapi saya cek, makanya saya cek. Kan dalam proses konsolidasi per sektor kita kan," kata Dony di Jakarta.

Dony menegaskan, setelah seluruh tahapan konsolidasi selesai, PT INKA akan resmi berada di bawah PT KAI. "Iya (PT INKA nanti di bawah KAI)," ujarnya.

Skema Inbreng Bersyarat Jadi Pintu Masuk

Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin, mengungkapkan proses inbreng INKA dilakukan pada September 2026 dengan skema inbreng bersyarat. Konsolidasi dan integrasi penuh baru akan efektif mulai 1 Januari 2027.

"Jadi inbrengnya bulan ini, tapi inbrengnya inbreng bersyarat. Jadi rencana nanti konsolidasi integrasinya itu di 1 Januari," tutur Bobby dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi VI DPR RI di Jakarta.

Sebelum skema itu dijalankan, KAI telah menuntaskan uji tuntas terhadap seluruh aspek yang ada di INKA. "Kami sekarang ini sudah melakukan due diligence terhadap semua aspek yang ada di INKA," kata Bobby.

Peran INKA Bakal Lebih Luas Usai Integrasi

Setelah bergabung dengan KAI, cakupan kerja INKA tidak lagi terbatas pada manufaktur kereta. Kegiatan perawatan sarana perkeretaapian KAI, termasuk Balai Yasa, akan diintegrasikan ke dalam perusahaan manufaktur pelat merah tersebut.

Dengan skema itu, INKA akan menjalankan tiga lini sekaligus: manufaktur, perawatan, dan rekayasa sarana perkeretaapian. Integrasi ini dinilai dapat memangkas rantai pasok dan mempercepat siklus perawatan armada KAI yang selama ini dikerjakan terpisah.

Bagian dari Penataan BUMN per Sektor

Langkah merger KAI-INKA merupakan bagian dari konsolidasi BUMN berdasarkan sektor usaha yang dijalankan Danantara. Pola serupa sebelumnya diterapkan pada sejumlah perusahaan pelat merah lain di sektor energi, perbankan, dan infrastruktur.

Bagi pengguna jasa kereta api, integrasi ini berpotensi mempercepat ketersediaan armada dan mengurangi ketergantungan pada perawatan terjadwal yang selama ini memakan waktu. Bagi investor, kepastian struktur kepemilikan INKA di bawah KAI menjadi sinyal arah kebijakan holding perkeretaapian nasional.

Yang masih menunggu kejelasan adalah jadwal final konsolidasi. Dony menyebut pihaknya akan memastikan kembali tenggat pelaksanaan sesuai perkembangan proses yang berlangsung, sehingga target Januari 2027 belum sepenuhnya final.

Sumber: liputan6.com

Follow finance.nusaperdana.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks