Pencarian

Harga Emas Perhiasan Turun 17 September 2026, Lakuemas Jual 24K Rp2,204 Juta per Gram

Kamis, 17 September 2026 • 07:02:01 WIB
Harga Emas Perhiasan Turun 17 September 2026, Lakuemas Jual 24K Rp2,204 Juta per Gram
Harga jual emas perhiasan kadar 24 karat di Lakuemas tercatat Rp2,204 juta per gram pada 17 September 2026.

NUSAPERDANA.COM — Harga emas perhiasan di Lakuemas dijual Rp2,204 juta per gram untuk kadar 24 karat pada Kamis, 17 September 2026. Penurunan harga logam mulia ini terjadi setelah The Fed menaikkan suku bunga. Sementara harga buyback emas di Rajaemas untuk 24 karat dibanderol Rp2,215 juta per gram.

Sementara itu, Rajaemas menetapkan harga buyback atau pembelian kembali emas kadar 24 karat sebesar Rp2,215 juta per gram. Untuk kadar 5 karat, harga buyback dipatok Rp430.000 per gram. Selisih antara harga jual dan buyback menjadi perhatian konsumen yang ingin melakukan transaksi jual beli emas perhiasan.

Harga Emas Perhiasan Lakuemas 17 September 2026

Berikut rincian harga jual emas perhiasan di Lakuemas berdasarkan kadar karat:

  • Kadar 24 karat: Rp2,204 juta per gram
  • Kadar 9 karat: Rp758.000 per gram

Harga Buyback Emas Rajaemas 17 September 2026

Rajaemas menetapkan harga buyback emas perhiasan sebagai berikut:

  • Kadar 24 karat: Rp2,215 juta per gram
  • Kadar 5 karat: Rp430.000 per gram

Dampak Kenaikan Suku Bunga The Fed terhadap Harga Emas

Kenaikan suku bunga The Fed menjadi faktor yang menekan harga emas. Ketika suku bunga naik, imbal hasil aset berbunga seperti obligasi menjadi lebih menarik dibandingkan emas yang tidak memberikan bunga. Kondisi ini membuat sebagian investor mengalihkan dana ke instrumen lain.

Bagi konsumen yang ingin membeli emas perhiasan, penurunan harga bisa menjadi momentum untuk masuk. Namun, perlu diperhatikan bahwa harga buyback umumnya lebih rendah dari harga jual, sehingga margin keuntungan bergantung pada pergerakan harga dalam jangka panjang.

Pergerakan harga emas perhiasan harian dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk harga emas dunia, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, dan kebijakan moneter global. Konsumen disarankan memantau harga secara berkala sebelum melakukan transaksi.

Sumber: market.bisnis.com

Follow finance.nusaperdana.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks