Pencarian

Harga Emas Antam Stagnan di Rp2,75 Juta per Gram, Pelaku Pasar Tunggu Sinyal The Fed

Kamis, 27 Agustus 2026 • 08:17:31 WIB
Harga Emas Antam Stagnan di Rp2,75 Juta per Gram, Pelaku Pasar Tunggu Sinyal The Fed
Harga emas Antam ukuran 1 gram stagnan di level Rp2,75 juta pada perdagangan hari ini.

NUSAPERDANA.COM — Berdasarkan data perdagangan logam mulia PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), harga dasar emas ukuran 1 gram pada hari ini tidak berubah dibandingkan posisi Rabu (26/8/2026). Sebelumnya, harga sempat terkoreksi Rp18.000 dari level Rp2.768.000 per gram.

Stagnasi harga ini menjadikan emas Antam masih berada di rentang psikologis Rp2,7 jutaan per gram, level yang bertahan sejak pekan lalu. Pasar tampak menahan diri di tengah ketidakpastian arah suku bunga acuan Amerika Serikat yang menjadi patokan pergerakan emas global.

Rincian Harga Emas Antam Hari Ini

Untuk transaksi pembelian di butik Logam Mulia, berikut daftar harga emas batangan berdasarkan satuan berat:

  • 0,5 gram: Rp1.425.000
  • 1 gram: Rp2.750.000
  • 2 gram: Rp5.440.000
  • 3 gram: Rp8.135.000
  • 5 gram: Rp13.525.000

Harga tersebut merupakan harga dasar yang menjadi acuan sebelum dikenakan pajak sesuai ketentuan yang berlaku. Selisih harga jual kembali (buyback) biasanya berada di bawah harga dasar tersebut, tergantung kondisi pasar harian.

Faktor Penahan Pergerakan Harga

Pelaku pasar logam mulia menilai sikap wait and see investor menjadi faktor utama mengapa harga emas Antam sulit bergerak signifikan dalam beberapa hari terakhir. Tekanan inflasi yang mereda di dalam negeri membuat daya tarik emas sebagai lindung nilai sedikit berkurang, namun permintaan fisik dari investor ritel masih terjaga.

Di sisi lain, penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS turut mempengaruhi laju harga emas lokal. Ketika rupiah menguat, harga emas dalam denominasi rupiah cenderung tertahan meskipun harga emas dunia di pasar internasional bergerak naik.

Prospek Emas Antam ke Depan

Keputusan bank sentral AS dalam menentukan suku bunga pada pertemuan berikutnya akan menjadi katalis utama pergerakan emas. Jika The Fed memilih memangkas suku bunga, emas berpotensi menguat karena biaya oportunitas memegang aset non-yield menjadi lebih rendah.

Sebaliknya, jika suku bunga dipertahankan tinggi, tekanan terhadap emas akan berlanjut. Investor yang tengah menimbun emas batangan disarankan mencermati pergerakan kurs rupiah dan data inflasi AS yang dirilis pekan ini sebagai indikator arah pasar selanjutnya.

Bagi masyarakat yang ingin membeli emas Antam, harga hari ini masih berada di bawah rekor tertingginya, sehingga sebagian analis melihatnya sebagai level yang cukup menarik untuk akumulasi bertahap. Namun, investasi emas tetap mengandung risiko fluktuasi harga yang perlu dipantau secara berkala.

Sumber: sumeks.disway.id

Follow finance.nusaperdana.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks