Pencarian

Penumpang Kapal di Indonesia Timur Naik 12,9%, Pelindo Catat 6,02 Juta Orang

Senin, 21 September 2026 • 06:01:32 WIB
Penumpang Kapal di Indonesia Timur Naik 12,9%, Pelindo Catat 6,02 Juta Orang
Penumpang kapal di kawasan timur Indonesia mencapai 6,02 juta orang sepanjang Januari–Agustus 2026.

NUSAPERDANA.COM — PT Pelabuhan Indonesia (Persero) mencatat trafik penumpang kapal di Regional 4 atau wilayah timur Indonesia mencapai 6,02 juta orang sepanjang Januari–Agustus 2026, naik 12,9% dibanding periode yang sama tahun lalu sebanyak 5,33 juta orang. Lonjakan ini ditopang pertumbuhan di lima pelabuhan utama, dengan Kendari memimpin kenaikan hingga 34,5%.

Makassar, Pelindo Regional 4 — Kenaikan trafik penumpang kapal di kawasan timur Indonesia sepanjang delapan bulan pertama 2026 ditopang oleh kombinasi tambahan layanan peti kemas, peningkatan aktivitas batu bara dan general cargo, serta pembukaan rute penumpang baru. Division Head Operasi Pelindo Regional 4 Yusida M. Palesang menegaskan setiap pelabuhan punya pemicu pertumbuhan yang berbeda.

"Penguatan trafik terjadi dengan pendorong yang berbeda di setiap pelabuhan. Ada cabang yang tumbuh karena tambahan layanan peti kemas, peningkatan kegiatan batu bara dan general cargo, serta pembukaan rute penumpang baru," kata Yusida melalui keterangannya, Minggu (20/9/2026).

Kendari hingga Makassar Jadi Motor Pertumbuhan

Lima pelabuhan mencatat pertumbuhan tertinggi sepanjang Januari–Agustus 2026. Kendari memimpin dengan kenaikan 34,5%, disusul Ambon 18,9%, Parepare 17,8%, Balikpapan 12,6%, dan Makassar 9,8%.

Di Pelabuhan Makassar, jumlah penumpang mencapai 739.788 orang, tumbuh 9,8% dari periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 673.512 orang. Kenaikan itu sejalan dengan meningkatnya pengguna layanan kapal Pelni dan Dharma Lautan Utama.

Pelabuhan Parepare mencatat 674.060 penumpang hingga Agustus 2026, naik 17,8% dibanding 572.176 orang pada periode yang sama tahun lalu. Mobilitas warga selama periode angkutan Lebaran menjadi salah satu pendorong utama di cabang ini.

Mobilitas Hari Besar dan Rute Baru Jadi Pendorong

Selain aktivitas kargo, mobilitas masyarakat pada periode hari besar keagamaan turut mengangkat jumlah penumpang di sejumlah cabang. Pembukaan rute baru dan tambahan layanan pelayaran memperkuat tren tersebut.

Pertumbuhan ini penting bagi konektivitas wilayah timur, di mana kapal masih menjadi moda transportasi utama antarpulau. Bagi pelaku usaha dan warga yang bergantung pada layanan feri serta kapal penumpang, kenaikan trafik mencerminkan pulihnya pergerakan orang dan barang di kawasan ini.

Pelindo Jaga Layanan hingga Akhir Tahun

Manajemen Pelindo Regional 4 menyatakan akan terus berkoordinasi dengan perusahaan pelayaran dan pemangku kepentingan daerah. Tujuannya menjaga kelancaran pelayanan sekaligus mengoptimalkan trafik hingga akhir tahun.

Dengan tren yang berjalan, trafik penumpang di wilayah timur berpotensi menutup 2026 di atas capaian tahun lalu. Pencapaian ini sekaligus menegaskan peran pelabuhan sebagai simpul utama mobilitas masyarakat di kawasan timur Indonesia.

Sumber: sulawesi.bisnis.com

Follow finance.nusaperdana.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks