TLKM Kuasai Penuh Telkom Data Ekosistem, Tebus 19,19% Saham dari Telkomsigma
NUSAPERDANA.COM — PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk resmi menggenggam 100% saham PT Telkom Data Ekosistem setelah menebus 19,19% porsi milik PT Sigma Cipta Caraka (Telkomsigma). Akuisisi ini menandai langkah TLKM merapikan struktur kepemilikan di lini bisnis pusat data sekaligus membuka jalan kemitraan strategis untuk unit tersebut.
Transaksi pembelian tersebut mencakup 1.445.020 Saham Seri A dan 2.015.637.361.776 Saham Seri B, atau setara 19,19% dari seluruh saham TDE yang telah dikeluarkan dan disetor penuh. Dengan rampungnya pembelian ini, 10.504.517.594.408 saham atau 100% saham Telkom Data Ekosistem kini berada di tangan Telkom.
Langkah ini diambil dalam rangka mendukung Unlock DC Co Telkom melalui Strategic Partnership serta program streamlining Telkom Group. Demikian disampaikan SVP Corporate Secretary TLKM Edie Kurniawan melalui keterbukaan informasi.
Mengapa Telkom Menebus Sisa Saham TDE
Penguasaan penuh atas Telkom Data Ekosistem memberi Telkom keleluasaan penuh untuk mengeksekusi rencana kemitraan strategis di bisnis pusat data. Sebelumnya, kepemilikan TDE terbagi antara Telkom dan Telkomsigma, sehingga setiap keputusan strategis di level unit usaha harus melewati struktur pemegang saham yang lebih kompleks.
Program streamlining Telkom Group sendiri menjadi kerangka besar di balik transaksi ini. Telkom secara bertahap merapikan portofolio anak usaha agar struktur organisasi lebih ramping dan fokus pada lini bisnis yang menjadi prioritas pertumbuhan.
Apa Artinya bagi Pemegang Saham TLKM
Bagi investor, konsolidasi kepemilikan ini menghilangkan potensi konflik kepentingan antar-entitas dalam grup. Telkom kini bisa mengarahkan strategi TDE secara langsung tanpa perlu berbagi kendali dengan Telkomsigma yang juga merupakan anak usaha perseroan.
Dari sisi laporan keuangan, transaksi internal antar-entitas dalam grup umumnya tidak mengubah posisi konsolidasi Telkom secara keseluruhan. Namun, kejelasan struktur kepemilikan membuka ruang bagi masuknya investor strategis di lini pusat data, sejalan dengan skema kemitraan yang disebut perseroan.
Peta Bisnis Pusat Data Telkom
Telkom Data Ekosistem berada di lini bisnis pusat data yang menjadi salah satu fokus pertumbuhan perseroan. Permintaan kapasitas pusat data di Indonesia terus naik seiring ekspansi layanan digital, komputasi awan, dan kebutuhan penyimpanan data korporasi maupun sektor publik.
Dengan kepemilikan 100%, Telkom memiliki kendali penuh atas arah pengembangan TDE, termasuk kemungkinan menggandeng mitra strategis global yang kerap dibutuhkan untuk mendanai ekspansi kapasitas pusat data berskala besar. Skema kemitraan semacam ini lazim dipakai operator telekomunikasi untuk mempercepat pembangunan infrastruktur tanpa membebani seluruh belanja modal sendiri.
Transaksi pengambilalihan saham TDE dari Telkomsigma ini tercatat dalam keterbukaan informasi perseroan. Telkom belum mengungkap nilai transaksi maupun jadwal penutupan kesepakatan dengan mitra strategis untuk unit pusat data tersebut.