IHSG Berpotensi Uji 6.208-6.258, MNC Sekuritas Soroti INCO hingga TAPG
NUSAPERDANA.COM — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan melemah pada perdagangan Jumat (25/9/2026) dan menguji rentang 6.208-6.258. Proyeksi MNC Sekuritas itu muncul setelah IHSG ditutup terkoreksi 1,2 persen ke 6.298 pada perdagangan sebelumnya, dengan tekanan jual yang menembus MA60.
MNC Sekuritas menilai posisi IHSG saat ini berada pada bagian dari wave a dari wave (x). Koreksi yang menembus MA60 menjadi sinyal bahwa indeks masih perlu mencari titik support sebelum menentukan arah berikutnya.
“Posisi IHSG saat ini sedang berada pada bagian dari wave a dari wave (x), sehingga IHSG akan menguji dahulu rentang area 6.208-6.258. Area penguatan terdekat IHSG berada di 6.322-6.344,” tulis MNC Sekuritas dalam risetnya, Jumat (25/9/2026).
Level Support dan Resistance IHSG Hari Ini
Dalam riset yang sama, MNC Sekuritas memetakan dua level support dan dua level resistance sebagai acuan pergerakan indeks. Support berada di 6.267 dan 6.108, sementara resistance di 6.440 dan 6.535.
Rentang tersebut menjadi panduan bagi investor untuk membaca apakah koreksi berlanjut atau indeks berbalik menguat. Jika IHSG mampu bertahan di atas area support terdekat, peluang rebound ke zona 6.322-6.344 tetap terbuka.
Empat Saham yang Dicermati: INCO, MDKA, SSIA, TAPG
Dari proyeksi tersebut, MNC Sekuritas menyoroti empat saham yang dapat dicermati investor, yakni INCO, MDKA, SSIA, dan TAPG. Keempatnya masuk dalam radar teknikal sekuritas tersebut untuk perdagangan hari ini.
INCO Masuk Kategori Trading Buy
Saham INCO terkoreksi 1,46 persen ke Rp4.720 dan disertai munculnya tekanan jual. Pergerakannya pun belum mampu menembus MA20.
Meski demikian, MNC Sekuritas menilai posisi INCO diperkirakan sedang berada di awal wave [c] dari wave B selama mampu bertahan di atas Rp4.600 sebagai stoploss. Level tersebut menjadi batas acuan bagi investor yang mencermati saham ini dengan pendekatan trading buy.
Arti Pergerakan Ini bagi Investor
Koreksi 1,2 persen yang membawa IHSG ke 6.298 menunjukkan tekanan jual masih dominan di akhir sesi sebelumnya. Bagi investor, rentang 6.208-6.258 menjadi area uji pertama yang perlu dicermati sebelum mengambil posisi.
Pendekatan trading buy yang disarankan untuk INCO menegaskan bahwa rekomendasi datang dengan batas risiko yang jelas. Selama harga bertahan di atas Rp4.600, skenario wave [c] dari wave B masih berlaku menurut MNC Sekuritas.