IHSG Berisiko Terkoreksi ke Bawah 6.600 pada Perdagangan Awal Pekan

IHSG berpotensi terkoreksi pada perdagangan awal pekan setelah ditutup melemah ke level 6.636 pada akhir pekan lalu.
Penulis: Saiful
Senin, 07 September 2026 | 07:01:31 WIB

NUSAPERDANA.COM — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri sesi akhir pekan di posisi 6.636 pada Jumat (4/9). Angka tersebut mencerminkan penurunan 31,41 poin atau minus 0,47 persen dibandingkan penutupan hari sebelumnya.

Aktivitas perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) kala itu terbilang likuid. Data RTI Infokom mencatat total nilai transaksi menembus Rp15,03 triliun dengan volume perdagangan mencapai 35,79 miliar saham. Sebanyak 363 saham parkir di zona merah, melampaui 256 saham yang menguat dan 172 saham yang bergerak stagnan.

Faktor Indikator Teknikal Picu Tekanan Jual

Koreksi yang terjadi pada akhir pekan lalu menjadi sinyal peringatan bagi pergerakan indeks hari ini. Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova menilai ruang pelemahan kian terbuka lebar seiring posisi indeks yang mulai rawan secara teknikal.

"Potensi koreksi IHSG semakin besar untuk menguji garis SMA-20, sekaligus menguji support kedua di level 6.496," ujar Ivan.

Ivan memaparkan indeks telah menutup hampir seluruh area celah harga (gap) dan kini posisinya menjauh dari rata-rata pergerakan 20 hari (SMA-20). Kondisi ini mendorong IHSG masuk ke fase konsolidasi lanjutan.

Level Support Kunci Menguji Ketahanan Indeks

Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana menuturkan reli penguatan IHSG pekan lalu sejatinya mendapat sokongan dari volume beli yang tebal. Kendati demikian, struktur gelombang pergerakan harga mengindikasikan reli tersebut telah mencapai batas atas jangka pendeknya.

"Dalam skenario terburuk, IHSG sudah berada di akhir wave v dari wave (c), sehingga rawan terkoreksi ke area 6.578-6.626," ujar Herditya.

Jika tekanan jual terus bergulir, level penopang awal berada di batas 6.561 hingga 6.476. Sementara itu, peluang pembalikan arah baru akan terbentuk solid apabila indeks sanggup menembus batas resistansi terdekat.

Daftar Saham Pilihan Analis Hari Ini

Di tengah potensi penurunan indeks saham, pelaku pasar disarankan memperhatikan sejumlah saham defensif maupun komoditas dengan momentum teknikal tertentu. Berikut acuan rentang pergerakan IHSG beserta saham pilihan dari dua sekuritas:

  • Proyeksi MNC Sekuritas: Support 6.561 dan 6.476; Resistance 6.705 dan 6.755. Saham pilihan: AMRT, ELSA, SSMS, dan INDY.
  • Proyeksi Binaartha Sekuritas: Support 6.569, 6.496, 6.376, dan 6.230; Resistance 6.836, 6.916, dan 7.071. Saham pilihan: MDKA, MEDC, dan PGEO.

Investasi mengandung risiko.

Reporter: Saiful