Harga Emas Antam di Pegadaian Hari Ini Stagnan, 1 Gram Rp2.644.000
NUSAPERDANA.COM — Berdasarkan informasi laman resmi Pegadaian, Minggu (13/9/2026), stagnasi harga terjadi di hampir seluruh ukuran yang tersedia. Emas Antam 0,5 gram dijual Rp1.373.000 dengan buyback Rp1.195.000, sedangkan ukuran 2 gram dipatok Rp5.226.000 dan buyback Rp4.781.000.
Rincian Harga Jual dan Buyback per Ukuran
Pegadaian menetapkan harga jual dan buyback yang berbeda untuk setiap ukuran emas Antam. Berikut rinciannya pada hari ini:
- 0,5 gram: harga jual Rp1.373.000, buyback Rp1.195.000
- 1 gram: harga jual Rp2.644.000, buyback Rp2.390.000
- 2 gram: harga jual Rp5.226.000, buyback Rp4.781.000
- 5 gram: harga jual Rp12.987.000, buyback Rp11.953.000
- 10 gram: harga jual Rp25.919.000, buyback Rp23.906.000
- 50 gram: harga jual Rp129.256.000, buyback Rp118.942.000
- 100 gram: harga jual Rp258.432.000, buyback Rp237.885.000
Ukuran Besar 250 Gram ke Atas Belum Tersedia
Emas Antam ukuran 250 gram hingga 1.000 gram tidak tersedia di Pegadaian pada hari ini. Ketersediaan stok ukuran besar biasanya terbatas dan bergantung pada pasokan dari PT Aneka Tambang Tbk (Antam) sebagai produsen.
Bagi investor yang ingin masuk di ukuran besar, ketersediaan bisa dicek langsung ke outlet Pegadaian terdekat atau melalui aplikasi Pegadaian Digital. Stok ukuran jumbo kerap habis lebih cepat dibandingkan ukuran kecil yang menjadi incaran pembeli ritel.
Arti Selisih Harga Jual dan Buyback bagi Investor
Selisih antara harga jual dan buyback pada emas 1 gram mencapai Rp254.000, atau sekitar 9,6% dari harga jual. Angka ini penting bagi investor yang berencana membeli lalu menjual kembali dalam waktu singkat, karena harga emas harus naik melewati selisih tersebut agar transaksi menghasilkan keuntungan.
Semakin kecil ukuran emas, umumnya semakin besar persentase selisih buyback terhadap harga jual. Emas 0,5 gram misalnya, selisihnya Rp178.000 atau sekitar 13% dari harga jual. Sebaliknya, emas 100 gram hanya memiliki selisih Rp20.547.000 atau sekitar 7,9% dari harga jual.
Pola ini lazim di perdagangan emas ritel. Biaya cetak, distribusi, dan margin pedagang membuat emas ukuran kecil lebih mahal per gramnya dibandingkan ukuran besar.
Stagnasi Harga di Tengah Ketidakpastian Global
Harga emas Antam di Pegadaian mengikuti pergerakan harga emas dunia dan kurs rupiah terhadap dolar AS. Ketika kedua faktor itu bergerak berlawanan, harga emas domestik bisa terlihat stagnan meski ada dinamika di pasar global.
Emas masih menjadi pilihan instrumen lindung nilai bagi sebagian investor Indonesia, terutama saat volatilitas pasar keuangan meningkat. Karakter emas yang tidak terkait langsung dengan kinerja perusahaan atau suku bunga membuatnya diminati sebagai diversifikasi portofolio.
Investasi mengandung risiko.