BTN: Tenor KPR FLPP 40 Tahun, Cicilan Rumah Bisa Turun ke Rp700 Ribu

Direktur Utama BTN Nixon L.P. Napitupulu menyampaikan skema KPR FLPP dengan tenor 40 tahun dapat menurunkan cicilan bulanan menjadi Rp700 ribu-Rp800 ribu.
Penulis: Saiful
Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:02:31 WIB

NUSAPERDANA.COM — JAKARTA — Skema baru Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dari Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) digadang-gadang menjadi pintu masuk bagi jutaan masyarakat Indonesia untuk memiliki hunian pertama. Dengan tenor yang diperpanjang hingga 40 tahun, angka cicilan bulanan disebut bisa turun signifikan ke kisaran Rp700 ribu–Rp800 ribu.

Angka itu jauh lebih ringan dibanding cicilan KPR konvensional yang umumnya berkisar Rp1,5 juta hingga Rp2 juta per bulan untuk harga rumah yang sama. Direktur Utama BTN Nixon L.P. Napitupulu menilai, perubahan ini bukan sekadar soal teknis perbankan, melainkan strategi memperlebar akses kepemilikan rumah bagi kelompok masyarakat yang selama ini masuk kategori unbankable.

Cicilan Ringan di Awal, Masyarakat Menengah Terbantu

“Kalau ini terjadi, angsurannya bisa antara Rp700.000–Rp800.000. Itu murah sekali buat masyarakat yang tadinya masuk kelompok desil 4–5, sehingga bisa ikut membeli rumah ke depannya,” kata Nixon dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (28/8/2026).

Skema ini dirancang dengan pola graduated payment, di mana beban bunga dibuat lebih ringan di periode awal kredit. Dengan begitu, rumah tangga yang penghasilannya belum tinggi tetap bisa mencicil. Seiring waktu, ketika pendapatan mulai naik, angsuran secara bertahap menyesuaikan hingga mencapai nilai normal.

“Nanti penghasilannya naik dan bisa catch up dengan angsuran normalnya. Tapi itu membutuhkan waktu tiga, empat, sampai lima tahun,” jelas Nixon.

Menunggu Implementasi Teknis dari Komite Tapera

Kendati peluangnya terbuka lebar, BTN belum bisa memulai penawaran skema ini ke masyarakat. Bank pelat merah tersebut masih menunggu kesiapan infrastruktur dan aturan turunan dari Komite Tapera selaku regulator program FLPP.

Sebagai bank yang menguasai pangsa pasar KPR di Tanah Air, BTN akan menjadi garda terdepan dalam penyaluran skema baru ini. Namun, kepastian waktu peluncuran masih menggantung hingga regulasi resmi diterbitkan.

Danantara Housing Expo 2026: Bunga 2,75 Persen, Tenor 30 Tahun

Sambil menunggu skema tenor 40 tahun, BTN bersama Danantara dan bank-bank Himbara telah lebih dulu menghadirkan program KPR dengan bunga mulai 2,75 persen dan tenor hingga 30 tahun. Program ini ditawarkan dalam ajang Danantara Housing Expo (DHE) 2026 yang digelar untuk mendorong percepatan kepemilikan rumah bagi masyarakat.

Insentif bunga murah ini diharapkan menjadi jembatan bagi generasi muda, khususnya pekerja dengan pendapatan tetap, untuk mengambil keputusan membeli rumah lebih awal. Kombinasi bunga rendah dan tenor panjang dinilai menjadi kunci utama mengatasi backlog kepemilikan rumah yang masih tinggi di Indonesia.

Langkah pemerintah dan perbankan ini sejalan dengan target nasional untuk mengurangi kesenjangan kepemilikan hunian layak. Jika skema tenor 40 tahun terealisasi, dampaknya akan terasa langsung pada peningkatan jumlah debitur baru dari kalangan milenial dan pekerja informal yang selama ini sulit memenuhi syarat kredit perbankan.

Reporter: Saiful